PENGARUH USIA TERHADAP KEJADIAN DEPRESI POSTPARTUM DIKABUPATEN BANTUL YOGYAKARTA

Authors

  • Sri Widarti Akademi Kebidanan Mulia Madani Yogyakarta

Keywords:

Usia, Depresi Postpartum

Abstract

Latar Belakang: Depresi postpartum merupakan salah satu gangguan emosional sebagai akibat dari kegagalan
dalam penerimaan proses adaptasi psikologis pada wanita periode postpartum. Depresi postpartum merupakan
salah satu masalah kesehatan mental khususnya bagi para ibu yang baru saja melahirkan. Kondisi ini dapat
menimbulkan masalah dalam hubungan ibu dan bayi, gangguan psikologis pada bayi dan keterlambatan
perkembangan bayi.
Metode: : Jenis penelitian yang dilakukan menggunakan metode penelitian studi survey analitik dan rancangan
penelitian adalah korelasional. Sampel dipilih secara purposive sampling sebanyak 210 di 30 Desa Kabupaten
Bantul Yogyakarta. Depresi postpartum diukur dengan kuesioner Endinburgh Postnatal Depression Scale (EPDS).
Stres psikologis diukur dengan kuesioner Kessler Psychological Distress Scale (EPDS). Variabel lain dikumpulkan
dengan kuesioner. Data dianalisis menggunakanSPSS.
Hasil: Hasil penelitian tentang Depresi postpartum di Kabupaten Bantul yaitu didapatkan hasil 38.1 % subyek
penelitian mengalami depresi postpartum dan tidak mengalami depresi postpartum sebesar 61.9 %. Hasil
penelitian ini menunjukan adanya tingkat hubungan yang kuat antara usia dan pendidikan terhadap kejadian
depresi postpartum diKabupaten Bantul Yogyakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil uji chi square
membuktikan adanya hubungan antara usia ibu nifas dengan kejadian depresi postpartum dengan ρ value = 0,001.
Kesimpulan: Dari hasil penelitian didapatkan ada hubungan antara antara usia ibu nifas dengan kejadian depresi
postpartum

Downloads

Published

2022-10-29