HUBUNGAN KETERPAPARAN SUMBER INFORMASI DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN HIV/ AIDS PADA REMAJA SMA/ SMK DI KELURAHAN LIRBOYO
Abstract
Latar Belakang : Kasus HIV di Kota Kediri secara kumulatif sampai tahun 2022 terdapat 1.672 kasus.
Pada tahun 2022, kasus baru HIV di Kota Kediri sejumlah 145 kasus. Kasus HIV tertinggi terjadi pada
kelompok usia produktif sejumlah 50%. Tujuan dari penelitian ini yaitu Untuk mengetahui faktor
keterpaparan sumber informasi mengenai HIV/AIDS terhadap perilaku pencegahan HIV/AIDS pada
remaja SMA dan SMK di Kelurahan Lirboyo
Metode : Penelitian ini merupakan jenis penelitian analitik, dengan desain penelitian cross sectional.
Populasi berjumlah 683 siswa SMA/SMK di Kelurahan Lirboyo. Sampel berjumlah 88 responden yang
diambil menggunakan teknik simple random sampling. Analisis statistik yang digunakan untuk
mengetahui hubungan antara variabel bebas dan terikat adalah Chi-square
Hasil : Hasil penelitian menununjukkan responden dalam penelitian ini sebagian besar berumur 17
tahun (55,7%) dan berjenis kelamin perempuan (62,5%). Perilaku Pencegahan HIV/AIDS sebagian
besar berada pada kategori kurang baik (56,8%), dan keterpaparan sumber informasi tentang
HIV/AIDS sebagian besar berada pada kategori tidak sering (59,1%). Hasil analisis Chi-square
menunjukkan bahwa ada hubungan antara keterpaparan sumber informasi (p=0,009) dengan perilaku
pencegahan HIV/AIDS pada remaja SMA/SMK di Kelurahan Lirboyo.
Kesimpulan : Sebagian besar responden dalam penelitian ini memiliki perilaku pencegahan HIV/AIDS
yang kurang baik dan tidak sering terpapar informasi. Ada hubungan antara keterpapaparan sumber
informasi dengan perilaku pencegahan HIV/AIDS.
Kata kunci : Remaja, HIV/AIDS, keterpaparan sumber informasi





