Hubungan Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MP ASI) dengan Kejadian Anemia pada Balita di Kabupaten Bantul
Abstract
Latar Belakang: Kekurangan zat besi dapat menyebabkan anemia yang berdampak buruk pada
kesehatan anak dan dapat mempengaruhi kualitas hidup seorang yang berdampak pada kualitas
Sumber Daya Manusia (SDM) di masa depan. Pemberian Makanan Pendamping ASI (MP ASI)
yang kurang tepat dapat membuat anak-anak rentan mengalami anemia.
Subjek dan Metode: Studi cross sectional di 25 posyandu wilayah kerja Puskesmas Banguntapan
II, Bantul, Yogyakarta, Indonesia. Sampel 200 balita berusia 24 – 60 bulan, dipilih dengan simple
random sampling. Variabel dependen adalah anemia. Variabel independen adalah pemberian MP
ASI. Data anemia di ukur dengan Hb meter, data variabel lainnya dikumpulkan dengan kuesioner.
Data dianalisis menggunakan uji statistic Chi Square.
Hasil: Risiko anemia pada balita secara langsung menurun dengan pemberian MP-ASI tepat (b= -
3.03; CI 95%= -4.40 hingga -1.67; p <0.001).
Kesimpulan: Ada hubungan pemberian MP ASI dengan kejadian Anemia pada balita.
Kata kunci: Anemia, Balita, MP ASI





