PENGARUH STRES PSIKOLOGIS, DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP KEJADIAN DEPRESI POSTPARTUM DIKABUPATEN BANTUL YOGYAKARTA
Abstract
Latar Belakang:Depresi postpartum merupakan salah satu gangguan emosional sebagai akibat dari
kegagalan dalam penerimaan proses adaptasi psikologis pada wanita periode postpartum.Banyak faktor yang
menjadi penyebab kejadian depresi postpartum.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor
berpengaruh dengan kejadian depresi postpartum.
Subyek dan Metode:Jenis penelitian ini adalah studi penelitian analitik observasional dengan pendekatan
cross sectional. Sampel dipilih secara purposive sampling sebanyak 210 di 30 Desa Kabupaten Bantul
Yogyakarta. Variabel dependen adalah kejadian depresi postpartum pada ibu. Variabel independen adalah
dukungan keluarga dan stres psikologis. Depresi postpartum diukur dengan kuesioner Endinburgh Postnatal
Depression Scale (EPDS). Stres psikologis diukur dengan kuesioner Kessler Psychological Distress Scale
(EPDS). Variabel lain dikumpulkan dengan kuesioner. Data dianalisis menggunakan spss.
Hasil:Depresi postpartum dipengaruhi secara langsung dan secara positif oleh stres psikologis (b= 3.53;
CI95%= 0.34 hingga 6.72; p= 0.030), tetapi dipengaruhi langsung dan negatif oleh dukungan keluarga (b= -
3.73; CI95%= -6.98 hingga -0.50; p= 0.024.
Kesimpulan:Kejadian depresi postpartum secara langsung secara positif dipengaruhi jenis stres psikologis
dan dipengaruhi langsung secara negatif dukungan keluarga.
Kata Kunci: Depresi postpartum, stres psikologis, dukungan keluarga.





